Wahai Pemudik! Beristirahatlah Setiap 4 Jam Sekali
Posted on: June 16, 2017, by : Yancen Piris

Kementerian Kesehatan mengimbau kepada seluruh pemudik, terutama yang menggunakan kendaraan bermotor, untuk beristirahat setiap 4 jam sekali selama arus mudik dan balik Lebaran 2017. Himbauan tersebut diutamakan untuk dilakukan para pemudik jarak jauh. Juga buat para pemudik yang kemungkinan besar terperangkap kemacetan di jalan tol ataupun jalur arteri. 

Direktur Pelayanan Kesehatan Primer, dr. Gita Maya Koemara Sakti Soepono, MHA, mengatakan bahwa istirahat dan disertai dengan peregangan akan sangat membantu para pemudik, terutama sopir/pengendara, untuk tetap sehat dan bugar selama dalam perjalanan.

“Sebaiknya jangan pengen cepat-cepat sampai, tetap utamakan keselamatan,” imbau dr. Gita.

Himbauan juga disampaikan untuk para sopir bis yang mengangkut para pemudik jarak jauh. Direktur Yankes Primer mengingatkan bahwa para sopir harus sadar bahwa ketahanan para penumpang itu berbeda, kemungkinan ada penumpang yang tidak sanggup duduk terlalu lama dalam perjalanan, apalagi bila ditambah terperangkat kemacetan.

Untuk itu, perlu ada komunikasi yang baik antara awak bis dan penumpang, manfaatkan secara optimal rest area dan parking bay yang disediakan pihak Jasa Marga untuk beristirahat sejenak,” ujar dr. Gita Maya.

Demi keselamatan para pemudik pada masa mudik Lebaran 2017, Kementerian Kesehatan menyebarkan leaflet maupun sarana promosi kesehatan lainnya di lokasi-lokasi strategis, seperti terminal, bandara dan pelabuhan. Salah satu isi media promosi tersebut adalah tahap-tahap peregangan yang dapat dilakukan para sopir (terutama bila mereka merasa lelah atau mengantuk). Adapun manfaat peregangan tersebut adalah mengurangi ketegangan otot, mengurangi risiko nyeri punggung, mengurangi risiko cedera otot/kram, dan meningkatkan relaksasi.

Berikut tahapan peregangan yang dapat dilakukan sopir di dalam kendaraan saat macet terjadi:

  1. Kepala menoleh ke kiri. Tahan selama 8 hitungan.
  2. Kepala menoleh ke kanan. Tahan selama 8 hitungan.
  3. Angkat kedua lengan sejajar bahu, pergelangan tangan ditekuk ke atas 90 derajat. Tahan selama 8 hitungan.
  4. Angkat kedua lengan sejajar bahu, pergelangan tangan ditekuk ke bawah 90 derajat. Tahan selama 8 hitungan.
  5. Tangan kanan memegang paha kiri, tangan kiri memegang sandaran kursi, hadapkan badan ke kiri. Tahan selama 8 hitungan.
  6. Lakukan seperti gerakan nomor 5 ke arah sebaliknya. Tahan selama 8 hitungan.
  7. Angkat kedua tungkai kaki ke depan, tekuk pergelangan kaki ke atas. Tahan selama 8 hitungan.
  8. Angkat kedua tungkai ke atas dengan pergelangan kaki lurus ke depan. Tahan selama 8 hitungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *