Restrukturisasi Angkutan Umum Ditargetkan Kelar Tahun Ini
Posted on: June 15, 2017, by : Rikardo Marbun

Kemacetan lalu lintas di Jakarta sudah terlampau akut. Kemacetan semakin menjadi-jadi karena di sejumlah titik di Jakarta sedang dilakukan pembangunan instruktur jalan, baik jalan layang atau terowongan atau underpass.

Di sisi lain, semakin banyak pula warga yang lebih mengandalkan penggunaan kendaraan pribadi daripada angkutan umum. Padahal, kalau mau mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta sudah sejak lama didorong agar setiap orang mau beralih menggunakan angkutan umum, meninggalkan kendaraan pribadi.

Tapi, sekadar imbauan saja tidak cukup karena ketersediaan angkutan umum belum memadai. Di samping itu, kapasitas angkutan umum yang melayani sebagian trayek di Jakarta dan sekitarnya masih dengan mikrolet. Jelas, tidak menarik minat warga untuk beralih menggunakan angkutan umum.

“Tahun ini kami sedang lakukan restrukturisasi angkutan umum,” kata Direktur Perencanaan dan Pengembangan di Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Suharto. Dia menjelaskan setidaknya ada tiga hal yang akan pihaknya lakukan dalam proses restrukturisasi angkutan umum, bukan hanya di Jakarta, tapi juga Bogor,Depok, Tangerang, dan Bekasi.

“Kami sedang upayakan bagaimana agar kepemilikan armada yang saat mayoritas dimiliki perorangan dipindah menjadi berbadan hukum. Lalu menghitung konversi dari dari mikrolet ke bus dengan ukuran sedang,” papar Suharto dalam forum diskusi bersama Masyarakat Transportasi Indonesia.

Suharto mengatakan pihaknya sedang mengkaji konversi mikrolet menjadi bus berukuran sedang apakah dua mikrolet dikonversi menjadi satu minibus atau tiga mikrolet menjadi dua minibus.

Pekerjaan lain yang harus dibereskan BPTJ, tambah Suharto, adalah persoalan pengaturan ulang trayek-trayek di Jakarta. “Kita barengi dengan pendataan. Semoga tahun ini selesai sehingga kita bisa menikmati transportasi yang terstruktur,” kata Suharto. (rik)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *