Tingkatkan Kesigapan Demi Keamanan di Masa Libur Lebaran
Posted on: June 14, 2017, by : Eka Prasetya

Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah tinggal menghitung hari. Tepat di tanggal 25 Juni 2017 nanti, umat Islam di Indonesia akan merayakannya. Segala persiapan untuk menyambut hari besar itu sudah mulai terlihat. Dimulai dari membeli pakaian baru, kue-kue lebaran, destinasi untuk berlibur bersama keluarga dan teman-teman, serta pulang ke kampung halaman. Momen Idul Fitri merupakan hari yang paling ditunggu-tunggu bukan hanya oleh umat Islam tapi juga semua masyarakat di Indonesia.

Karena di hari raya tersebut, masyarakat beisa memanfaatkan liburan yang panjang dengan hal-hal yang berguna, yaitu bersilahturahmi bersama keluarga besar. Dan saat bersilahturahmi, setiap anggota keluarga bisa berkumpul untuk saling memaafkan, antar anggota keluarga yang satu dengan yang lainnya. Teradisi yang baik sejak dakwah kelompok Wali Songo di abad ke 15 itu juga bisa kita perhatikan, khususnya saat kita sedang melakukan perjalanan mudik, yang salah satunya adalah tentang keamanan.

Dan hal keamana tersebut juga mngajak kita kembali mengingatbtentang peristiwa perampasan dengan penggunaan senjata api, baik itu perampasan sepeda motor yang terjadi di Karawaci Tangerang, Banten, atau pun juga perampasan tas berisi uang di sebuah pom bensin di Jakarta Barat. Dua peristiwa yang menewakan korban dengan senjata api itu, tentu saja tidak ingin menimpa diri kita atau keluarga kita. Bayangkan, kejahatan yang terjadi saat terang benderang, dengan nekat dilakukan saat masih banyak ramai orang beraktifitas.

Nah terlebih lagi dengan kejahatan yang bakal terjadi saat jam-jam sepi di rumah kita. Maka dari itu perlu pengamanan yang tepat, yang salah satu di antaranya adalah memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggal lama. Selain itu jangan biarkan rumah kita gelap gulita, setidaknya nyalakan beberapa lampu saat kita tinggalkan berhari-hari. Dan keamanan lain adalah juga jangan lupa untuk melepaskan selang gas dari tabungnya. Berikan kesan kesederhanaan pada tampilan rumah, saat ditinggal mudik agar pencuri tidak tertarik kepada rumah kita.

Demikian juga dengan penampilan sederhana saat kita berlibur, agar tidak menarik perhatian pelaku kejahatan. Dan, mau tidak mau, saat ada seseorang yang melakukan tindak kejahatan pada kita, sedapat mungkin lawanlah. Namun apabila menurut pengamatan kita tidak sanggup melawan, relakanlah benda yang dirampas, dan segeralah meminta bantuan, kepada siapa pun. Waspada juga dengan orang yang tidak kita kenal sama-sekali, yang tiba-tiba berbuat baik tanpa alasan. Karena kita tidak pernah tau apa yang akan orang lain lakukan kepada kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *