Hindari Komplikasi, Kendalikan Gula Darah

0

diabetes melitus Hindari Komplikasi, Kendalikan Gula DarahDiabetes atau kencing manis bisa dialami oleh siapapun. Tidak hanya mereka yang masuk usia pensiun tapi juga usia produktif.

“Kemungkinan besar hal ini disebabkan karena gaya hidup,” demikian disampaikan Eksekutif Sekretaris Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA), dr. Mohamad Firas. Aktifitas fisik yang makin sedikit menjadi salah satu penyebab utama. Penyebab lain, makanan yang tinggi kalori.

Secara teori, diabetes termasuk penyakit degeneratif (penyakit yang mengiringi proses penuaan). Namun faktanya, saat ini diabetes mengincar usia produktif.

Penyebab diabetes beragam. Mulai dari genetika, pola hidup, masalah di pankreas dan ketidakmampuan sel. Diabetes tidak bisa disembuhkan tapi bisa dikontrol. Kadar gula darah dikontrol dengan tujuan terhindar dari komplikasi jangka panjang dan memperbaiki kualitas hidup diabetesi (penyandang diabetes).

Menjalankan gaya hidup sehat adalah jawaban untuk semua orang, termasuk diabetesi dalam mengendalikan kadar gula darah dan terhindar dari komplikasi. Gaya hidup sehat diabetesi sama dengan mereka yang sehat. Pola makan seimbang dan olahraga. Bedanya diabetesi harus lebih fokus dengan kadar gula darah.

  1. Kendalikan dan kurangi makanan berlemak
  2. Olahraga. Tips untuk diabetesi, hindari olahraga jika gula darah anda di atas 250 mg/ dl. Karena kondisi ini justru akan membuat kadar gula darah naik.

Kadar gula darah bisa naik dikarenakan dua faktor:

  1. Faktor luar. Makanan dan minuman yang kita konsumsi (karbohidrat, lemak, dan protein). Yang paling berpengaruh terhadap gula darah (2 jam setelah makan) adalah karbohidrat.
  2. Faktor dalam. Gangguan di hati (lever). Kadar gula darah juga bisa meningkat karena produksi gula di lever meningkat. Meskipun diabetesi tidak mengonsumsi apa-apa.

Dokter Firas menjelaskan, diabetesi bisa mengonsumsi segala macam bentuk karbohidrat (misalnya: nasi, roti, tepung, buah, susu). Namun, PERHATIKAN JUMLAHNYA. Karena pada dasarnya karbohidrat apapun yang kita konsumsi akan meningkatkan kadar gula dalam darah.

Jenis diabetes:

-        Diabetes tipe 1

Banyak dialami oleh usia muda. Kebanyakan mereka yang mengalami jenis ini tidak berbadan gemuk.

-        Diabetes tipe 2

Tipe diabetes yang banyak dialami. Di Indonesia, lebih dari 95 persen mengalami diabetes tipe ini. Biasanya terjadi pada orangtua.

-        Diabetes Gestasional

Tipe ini muncul saat hamil. Sebelum dan sesudah hamil, gula dalam darah kondisinya normal.

-        Diabetes yang disebabkan oleh hal lain

Misalnya infeksi di pankreas.

Angka yang perlu diwaspadai untuk kadar gula darah:

-        Gula darah puasa lebih dari atau sama dengan 126 mg/dl.

-        Gula darah sewaktu lebih dari atau sama dengan 200 mg/dl.

-        Gula darah 2 jam setelah makan lebih dari atau sama dengan 200 mg/dl.

Gejala khas Diabetes:

-        Banyak minum

-        Banyak buang air kecil

-        Banyak makan

-        Berat badan menurun drastis dan badan lemas

“Diabetesi boleh mengonsumsi semua bentuk karbohidrat (misalnya: nasi, roti, tepung, buah, susu). Namun, PERHATIKAN JUMLAHNYA.”

“Diabetesi dengan kadar gula darah di atas 205 mg/dl tidak dianjurkan berolahraga.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

Photo Gallery

dscn0717 IMGP0006 IMGP0012 dscn0705

RPK FM Visitors

  • Total visits: 97,515
  • Last 24 hours: 203
  • On-line: 1

Studio On Air

Phone : +62 21 8000 444
SMS: +62 8139 8000 444
program@radiopelitakasih.com